Jangan Cuma “I’m Sorry”, Ini Cara Lain Minta Maaf dalam Bahasa Inggris

pexels alexandru molnar 2777514 7597491

Melakukan kesalahan adalah hal yang sangat manusiawi, entah itu tidak sengaja mematahkan pensil teman, datang terlambat ke sekolah, atau lupa mengerjakan PR. Ketika hal itu terjadi, kata pertama yang pasti langsung terlintas di kepala kita adalah “I’m sorry”.

Mengucapkan “I’m sorry” memang sopan, namun jika diucapkan terus-menerus tanpa penjelasan, kata tersebut bisa kehilangan ketulusannya. Agar permintaan maafmu terdengar lebih sungguh-sungguh dan sesuai dengan situasinya, kamu bisa mencoba menggunakan alternatif kalimat permintaan maaf di bawah ini:

My bad! (Maaf, salahku!)

Ini adalah ungkapan yang sangat santai dan gaul, namun hanya boleh dipakai untuk kesalahan-kesalahan kecil di antara teman sebaya. Misalnya, kamu tidak sengaja menginjak sepatu temanmu atau salah menyebutkan nama tokoh di dalam game yang kalian mainkan. Jangan gunakan kata ini kepada guru ya!

I apologize for… (Aku minta maaf karena…)

Jika kamu melakukan kesalahan di lingkungan yang lebih formal, seperti di depan guru, kalimat ini adalah pilihan terbaik. Kalimat ini terdengar sangat sopan dan dewasa. Misalnya: “I apologize for being late, Sir” (Saya meminta maaf karena datang terlambat, Pak).

I didn’t mean to do that. (Aku tidak bermaksud melakukannya)

Terkadang, kita melakukan kesalahan tanpa ada niat buruk sama sekali. Kalimat ini sangat cocok dipakai untuk menjelaskan bahwa kecerobohanmu adalah sebuah ketidaksengajaan. Misalnya saat kamu tidak sengaja menumpahkan sedikit air ke meja temanmu.

It was my fault. (Itu adalah kesalahanku)

Mengakui kesalahan membutuhkan keberanian. Jika kamu menghilangkan buku catatan temanmu, mengucapkan kalimat ini akan menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang bertanggung jawab. Kamu bisa melanjutkannya dengan berjanji akan menggantinya.

Please forgive me. (Tolong maafkan aku)

Gunakan kalimat ini ketika kamu benar-benar menyesali perbuatanmu yang mungkin menyakiti perasaan teman baikmu. Kalimat ini mengandung permohonan yang tulus dari dalam hati agar hubungan pertemanan kalian bisa membaik seperti semula.

Kesimpulan

Meminta maaf adalah tanda kebesaran hati. Dengan menggunakan kalimat yang tepat sesuai dengan siapa kamu berbicara dan seberapa besar kesalahanmu, lawan bicaramu pasti akan lebih mudah mengerti dan memaafkanmu.