Biar Gak Bingung! Bedanya “Every Day” (Dipersaat) dan “Everyday” (Digabung)

pexels zen chung 5538338

Coba perhatikan dua kata ini: “Every day” (dengan spasi) dan “Everyday” (tanpa spasi). Menurutmu, apakah penulisan spasi di antara kedua kata tersebut berpengaruh pada artinya?

Jawabannya adalah ya, sangat berpengaruh! Banyak siswa bahkan orang dewasa yang sering salah mengetik kedua kata ini saat membuat caption di Instagram atau saat menulis essay tugas sekolah. Walaupun bunyinya sama persis saat diucapkan oleh mulut, fungsinya di dalam kalimat sangat jauh berbeda.

Every day (Dipersaat / Ada Spasi – Artinya: Setiap Hari)

Jika ditulis terpisah dengan spasi, kata ini berfungsi sebagai keterangan waktu yang artinya sesuatu itu dilakukan berulang-ulang dari hari Senin sampai Minggu (setiap hari). Posisi kata ini biasanya diletakkan di paling belakang kalimat. Contoh kalimat: “I go to school every day” (Aku pergi ke sekolah setiap hari).

Everyday (Digabung / Tanpa Spasi – Artinya: Biasa / Harian)

Jika ditulis menyatu tanpa spasi, kata ini berubah fungsi menjadi kata sifat yang mendeskripsikan sesuatu yang biasa, lumrah, atau barang yang kamu pakai untuk kegiatan harian biasa. Kata ini wajib diletakkan di depan kata benda. Contoh kalimat: “These are my everyday shoes” (Ini adalah sepatu harianku / sepatu yang biasa aku pakai sehari-hari).

Kesimpulan

Jangan sampai salah ketik lagi, ya! Kalau kamu ingin menceritakan rutinitas yang kamu lakukan setiap waktu, pastikan kamu memberi spasi di antara kata Every dan Day.