Pernahkah kamu memperhatikan tulisan atau artikel berbahasa Inggris dan menyadari sesuatu yang unik? Kata ganti orang pertama yaitu huruf ‘I’ (yang artinya Saya), selalu wajib ditulis menggunakan huruf kapital (huruf besar), tidak peduli posisinya ada di awal kalimat, di tengah, atau di paling akhir.
Coba bandingkan dengan kata ganti lain seperti ‘You’, ‘He’, atau ‘They’. Kata-kata tersebut hanya ditulis besar huruf pertamanya jika posisinya berada di awal kalimat. Kenapa huruf ‘I’ begitu istimewa dalam aturan tata bahasa Inggris? Ternyata ada alasan sejarah yang sangat seru di baliknya!
Mencegah Kebingungan Saat Membaca
Zaman dahulu kala, sebelum ada mesin ketik atau komputer canggih, semua buku dan surat ditulis langsung menggunakan tulisan tangan. Huruf ‘i’ kecil sangat mirip wujudnya dengan angka 1, atau bahkan cuma terlihat seperti coretan garis biasa. Untuk mencegah pembaca kebingungan saat membaca surat, para penulis di masa lalu sepakat untuk membuatnya menjadi huruf kapital.
Biar Lebih Mudah Dilihat
Bayangkan kamu membaca kalimat panjang yang hurufnya saling berdempetan. Huruf ‘i’ kecil adalah huruf yang bentuknya paling kurus dan paling gampang terlewat oleh mata manusia. Dengan mengubahnya menjadi ‘I’ besar, orang yang membaca surat tersebut bisa langsung paham bahwa kata itu berdiri sendiri sebagai subjek.
Menunjukkan Rasa Percaya Diri
Selain karena urusan kepraktisan tulisan tangan, menggunakan huruf besar untuk merujuk pada diri sendiri juga dianggap oleh banyak ahli bahasa sebagai tanda kepercayaan diri dan cara seseorang menghargai keberadaan dirinya sendiri di dalam cerita.
Kesimpulan
Sekarang kamu sudah tahu kan sejarah asalnya? Jadi mulai hari ini, saat menulis cerita pendek bahasa Inggris untuk tugas sekolah, jangan pernah lagi menulis “my friend and i go to school”. Selalu ganti huruf i kecil tersebut menjadi I besar!



