Sama-Sama Mendengar, Apa Bedanya “Listen” dan “Hear”?

Teen studying at home using laptop and books, wearing headphones, sitting in a cozy room.

Kamu sedang mengerjakan tugas ketika terdengar suara hujan. Setelah itu, kamu memasang lagu dan memperhatikan liriknya. Dua kegiatan ini sama-sama melibatkan telinga, tetapi bahasa Inggris sering menggunakan kata yang berbeda untuk menjelaskannya: hear dan listen.

Hear berfokus pada suara yang terdengar, sedangkan listen menekankan perhatian yang diberikan pada suara. Perbedaan listen dan hear akan terasa lebih jelas jika kita melihat apa yang sebenarnya sedang dilakukan oleh pendengarnya.

Hear: suara terdengar olehmu

Menurut Oxford Learner’s Dictionaries, hear dapat berarti menangkap suara melalui telinga. Dalam makna dasar ini, perhatian utamanya adalah apakah suara tersebut terdengar.

  • I can hear rain outside my window. Artinya: Saya bisa mendengar hujan di luar jendela.
  • Did you hear the school bell? Artinya: Apakah kamu mendengar bel sekolah?
  • We heard a loud noise from the playground. Artinya: Kami mendengar suara keras dari taman bermain.

Ketika bel sekolah berbunyi, kamu mungkin sedang membaca, mengobrol, atau membuka tas. Suaranya tetap bisa terdengar meskipun kegiatan utamamu bukan mendengarkan bel. Bentuk lampau hear adalah heard, seperti pada contoh ketiga.

Listen: kamu memberikan perhatian

Oxford Learner’s Dictionaries menjelaskan listen sebagai memperhatikan suara yang dapat didengar. Karena itu, listen sering dipakai ketika seseorang memang berusaha menyimak.

  • Please listen to the instructions before you start. Artinya: Tolong dengarkan petunjuknya sebelum kamu mulai.
  • Dita listens to an English podcast on the bus. Artinya: Dita mendengarkan podcast berbahasa Inggris di bus.
  • We listened carefully to our coach. Artinya: Kami mendengarkan pelatih kami dengan saksama.

Pada contoh pertama, kamu diminta memusatkan perhatian agar memahami petunjuk. Pada contoh kedua, Dita memilih bahan yang ingin didengarkannya. Jadi, listen menyoroti tindakan menyimak, bukan hanya keberadaan suara.

Ingat “listen to”, tetapi “hear” tanpa to

Jika menyebutkan orang atau sesuatu yang didengarkan setelah listen, gunakan to. Dalam makna mendengar suara, hear langsung diikuti objeknya.

  • Listen to the recording. Artinya: Dengarkan rekamannya.
  • Can you hear the recording? Artinya: Apakah kamu bisa mendengar rekamannya?

Kalimat pertama meminta seseorang menyimak. Kalimat kedua mengecek apakah suaranya terdengar, misalnya karena volume pengeras suara terlalu kecil. Kita tidak mengatakan listen the recording atau hear to the recording untuk maksud tersebut.

Listen juga dapat berdiri sendiri. Misalnya, “Listen! Someone is calling your name.” Artinya: Dengar! Ada seseorang yang memanggil namamu. Karena tidak ada objek langsung setelah listen, to tidak diperlukan.

Ketika sudah menyimak, tetapi suaranya kurang jelas

Bayangkan kamu mengikuti kelas daring. Kamu memperhatikan guru, tetapi sambungan audionya terputus-putus.

Teacher: “Can you hear me clearly?”
(Apakah kalian bisa mendengar saya dengan jelas?)

Naya: “Not very clearly. I’m listening, but the sound keeps stopping.”
(Kurang jelas. Saya sedang menyimak, tetapi suaranya terus terputus.)

Teacher: “All right. I’ll check my microphone.”
(Baik. Saya akan memeriksa mikrofon saya.)

Naya sudah memberikan perhatian, tetapi belum dapat menangkap suara dengan baik. Contoh ini menunjukkan mengapa listen dan hear tidak selalu bisa saling menggantikan. Memberikan perhatian dan berhasil mendengar merupakan dua hal yang berbeda.

Perbedaan tersebut merupakan panduan untuk makna dasarnya. Hear juga memiliki pemakaian lain, misalnya mendengar kabar. Jadi, jangan menganggap setiap kemunculan hear selalu berarti mendengar tanpa sengaja.

Kesimpulan

Gunakan hear ketika menekankan suara yang terdengar, dan listen ketika menekankan tindakan memperhatikan atau menyimak. Jika objek disebutkan setelah listen, gunakan to, sedangkan hear dalam makna mendengar suara tidak memerlukannya. Bentuk lampaunya adalah heard dan listened. Dengan melihat konteksnya, kamu bisa menjelaskan apakah kamu mendengar sesuatu atau sedang berusaha menyimaknya.

References

Oxford University Press. (Tanpa tahun). Hear. Oxford Learner’s Dictionaries. Diakses pada 5 Oktober 2026.

Oxford University Press. (Tanpa tahun). Listen. Oxford Learner’s Dictionaries. Diakses pada 5 Oktober 2026.